23.11.10

happy birthday, dear


buatmu cinta adalah perwujudan kasih
yang tak harus diungkapkan dengan kata
namun selalu terlihat dalam tatap mata
buatmu cinta itu bagaikan angin
yang tak mampu kau lihat
namun bisa kau rasakan hangat

Seringai Kegelapan


Seringai-seringai keburukan satu persatu mulai menghantui gelap malamku. Tidak satupun cercah terang dapat menghalaunya. Seluruh seringai yang berkolaborasi dengan gelap terus meracau ke dalam terangku. Menyempurnakan rupanya. Menyedot kebahagiaan terang dan mengacaunya dalam raga. Memakan raga hingga tak tersisa. Aku merapuh. Mataku meredup. Ragaku kehilangan rasanya. Sakitnya menumpuk seperti jerami. Mengusut tak dapat teruntai. Ingin ku mengemas luka dengan sebuah bingkai terkunci. Namun aku tak bisa. Gelap membuat semua terlepas dan menggoresku kembali. Tentunya dengan torehan luka yang jauh lebih dalam. Dan lebih menyakitkan. Sampai-sampai aku tak dapat menahan jeritan kemalangan ini. Jeritan penawar luka. Penagih cinta.

Tak Lebih Bermakna

Begitu banyak hal menakjubkan dalam hidupku. Tapi tahukah, dibalik semua itu ada misteri yang tak sanggup terpecahkan. Bahwa hatiku tak dapat melepaskannya. Bahwa hatiku tak merelakannya menghilang begitu saja. Meski sejenak, aku ingin bertemu dengannya. Salahkah? Karena tanpanya, hidupku tak lebih bermakna.

pada abu tulangku nanti


adikku,
keterlambatan meminta maaf membuat segala jadi kecewa
dan lupa waktu
bahwa kita pernah bahagia

mimpi

diantara sela redupan cahaya bulan
sekali lagi dia memaksaku datang
dan tak dapat kucegah
persis, saat dia pernah memintaku pergi
tanpa kuingin

adakah sebait cerita
yang hendak kau kisahkan bersama malam ?
saat kau menyeruak masuk
lalu memintal khayalku sesuka hatimu
merajut benang-benang halus lelapku
lalu merangkai satu persatu
dan menitipkannya agar terbawa bersama angin


Mencari Satu Wajah

Entah dimana dewi cinta menyembunyikan
Benang merah penghubung jiwa kita
Apa telah dipintalnya menjadi awan?
Lalu meneteskan sarinya
Membasuh jiwa-jiwa yang mengeja rahasia
Lalu kemana aku harus melangkah?
Mencari satu wajah dalam ribuan jejak
Haruskah kuurungkan saja?
Dan menjelma manjadi tanah dan terinjak.

22.11.10

its for the first time i hate rain

hujan deras...
angin bertiup...
dan disini aku sendiri...

menyebabkan badai di hati...
mengerikan...
menggertak karena terpesona dengan keyakinanku...

terus berjuang untuk apa yang aku percaya...

karena aku belum siap untuk menyerah...

hujan pun mengemudi arah kita untuk berpisah...
membasuh, menyapu, membersihkan rasa di hati kita...
banjir pun ikut menenggelamkan rasa itu...

akankah hujan berhenti saat ini ???


suara petir pun menyebabkan keretakan permanen di hati...

tampak jelas garis-garis rasa sakit...

kebersamaan kita diakhiri dengan badai dan kekalahan...
entahlah...

bukan hanya tentangmu

kisah ini bukan hanya tentangmu
tapi tentang sebuah perjalanan panjang yang kita mulai bersama langkah
juga tentang masa yang menanti di ujung cakrawala
memastikanmu
masihkah ada disana
meski awan awan gelap mengetuk dinding langit
siap muntahkan rentetan tajam bulir air
bahwa, bukan disini tempat kita menyerah
karena sejatinya
akan ada pelangi jingga sesudahnya


Serupa Musim

Kau adalah sepintal inginku yang semu.
Mencintaiku hanya menjadi siksa untukmu.
Lelaki, kau hanya serupa musim untukku.
Berganti dan berlalu.
Tak perlu kau bersusah menyiapkan pelaminan untukku.
Sungguh, ku tak ingin lekas berkemas darimu.
Hanya saja hati ini bukan untukmu.

meski

mungkin ini akan menjadi pagi yang kelam
meski mentari tak mengisyaratkan bayangan pergimu
dari perpisahan sementara kita dulu
hingga perpisahan abadi kita kini
meski harapku adalah
mentari akan tetap bersinar
samarkan gemuruh ratapan hati
gantikan awan tebal yang menyelimuti bening air mata dara


Telur Atau Bola???



Pasti kita semua tahu telur kan ya? Entah itu telur ayam, telur bebek, telur angsa, dan telur-telur yang lainnya. Apa yang bisa Anda pikirkan tentang telur?? Telur itu terbungkus oleh cangkang yang kuat, sehingga bisa melindungi isi yang ada di dalam telur tersebut. Tapi jangan salah, telur itu juga mudah sekali pecah. Sekali jatuh atau kita banting ke lantai, bukan hanya retak, pasti langsung pecah. Makanya kita akan sangat berhati-hati sekali ketika memegang telur.

racun

jiwaku tertatih
bathinku terkoyak
raga dan jiwaku sakit
tak tertahan

ingin aku pergi menjauh
membawa sepotong cinta yang hanya tinggal abu
yang raganya kian menghilang

tak tertahan sakit yang kurasa
aku tunggu kau disini
untuk memberikan penawarnya

aku lelah

entah sejak kapan kita mulai sepakat dalam diam
saling sahut menyahut dalam untaian huruf yang tak terpikirkan
sementara masing masing masih jengah pada arah pembicaraan
semu, samar, tak terarah
seperti lentera yang menggantung di puncak menara

kenapa kita tidak sepakat saja akan satu hal
bahwa kita berada pada satu titik kejemuan
tak perlu saling salah dan menyalahkan

maka..
jika kau penat
berhentilah
karena aku pun telah lelah

Padamu Perempuan

Memang tak pernah ada cerita utuh tentang kita, hanya penggalan-penggalan episode yang tak terangkai indah. Percakapan pun seringkali menjadi sesuatu yang tertunda. Apa memang cukup hanya sekian? Tawa dan tangis kita pun tak layak menjadi kenang. Di sudut itu selalu kita bertemu, saling mengisi cawan-cawan jiwa kita yang hampir gersang. Menuntaskan kebahagiaan yang pernah terlewat.

Padamu perempuan, yang kelak menjadi alasan mengapa aku bertahan, meski dalam diam.

21.11.10

cinta dan kopi

cinta itu ibarat kopi ada kalanya manis dan menjadi candu tapi bisa juga menjadi pahit pekat..
itu setelah aku lebih mengenalmu
saat jiwaku menarikan tarian alam seperti itu juga rasa kopi
manis dan nikmat
mungkin ada perpaduan creamer dan gugusan fruktosa didalamnya
atau mungkin bisa ditambahkan ice cream dan daun mint?
yahh..cinta tak mengenal bentuk hanya rasa yang menghujam dalam
entah bagaimana rasa kopi ice cream itu tapi bagiku itu tetap kopi yang legit
atau saat kopi tak lagi menjadi candu
karena hanya ampas saja yang tersisa
tersiksa mulutku mencerna rasanya.....
mual terus-menerus mengecap rasa tanpa henti

nb: kebanyakan minum kopi bisa bikin mual sama seperti cinta jika terlalu dalam bermain dengannya lambung juga bisa menjadi mual hanya saja mual yg berbeda karena asam lambung akan meningkat saat kau terlalu mengkhawatirkan keadaan cinta tanpa menemukan penangkal yang tepat untuk menghentikannya...
*dibuat dalam keadaan imajinasi yang corat marut*

^do'a kecil^

Kucoba sisipkan do'a di tengah titik air-Nya
Bagai kiasan mendung di terik siang
Balada perantau dalam kisah hilang
Walau hanya sepenggal harap yang kukalungkan pada malam

Ketika jarak dan likuan waktu jadi batas,
kala raga tak mampu bersua, saat mata tak mungkin menatap
hanya doa yang tak terbatas ruang dan waktu
mungkin hanya itu yang mampu kuberi


Buat mba rie, keduanya...eh nambah deh, buat semua penduduk sini, senang bisa mengenal kalian dan mendengar serpihan cerita yang terangkai lewat kata.

Conversation...


Antara aku dan hatiku (sebuah dialog pribadi)

Aku : Aku terluka

Hatiku : Ya, aku tahu itu, aku yang merasakannya, bukan??


Senandung Pelangi


Saat kutahu bahwa kau tak ada disini lagi
Saat itulah aku merasa seluruh ragaku meregang
Takkan sanggup aku untuk tanpamu
Takkan sanggup jiwa ini tak tersentuh rengkuhanmu

Aku sungguh heran dengan pelangi
Kenapa dia rela menunggu terang untuk menampakkan warna-warninya
Bagaimana jika terang tidak muncul?

Mencari Cinta... Menebus Karma...

Carilah cinta, begitu mereka kata. Sedang mata telah lelah berkelana. Dan buku jari telah meradang mengetuki pintu rumah.

Aku bukan perompak yang mencuri secuil hati dari jagad cinta. Dan serta merta membagi pada perempuan-perempuan pemujanya. Aku bukan imam yang khusyuk membisikkan harapan-harapan pada gelisah hati yang raya. Dan mempersembahkan jiwa-jiwa mereka pada hampa.

Jangan tanya mengapa?
Karena ku hanya menebus karma...

Kebahagiaan Yang Hilang


Pagi ini sepi
Dingin menusuk ke relung sendi terdalamku
Dapat kudengar bunyi gemeretaknya
Sendiku bergesekan untuk mencipta hangat
Setiap desirnya mengilukan seluruh raga
Membuatnya lemas tak bertulang