22.11.10

meski

mungkin ini akan menjadi pagi yang kelam
meski mentari tak mengisyaratkan bayangan pergimu
dari perpisahan sementara kita dulu
hingga perpisahan abadi kita kini
meski harapku adalah
mentari akan tetap bersinar
samarkan gemuruh ratapan hati
gantikan awan tebal yang menyelimuti bening air mata dara


mengapa harus seperti ini diriku kau tinggalkan ?
bahkan bayanganmu pun tak kau tinggalkan ?

kini, dinding bisu jadi saksi
seakan tak ingin memaki
diam sunyi
seakan tak ingin menjadi tembok ratapan
maka maaf...
saat tiba-tiba bibirku tersungging selaksa senyum
samarkan luka yang mengering
pada hati yang tersayat
lalu berhenti lunturkan harap

8 komentar:

  1. ini postingan sedih bener yak :i:

    BalasHapus
  2. anak kecil : ah masa sih sedih, pdhl waktu postingan td smbil mules mules loh :g:

    tweety : :a:

    BalasHapus
  3. *sodorin obat merah* :a:

    BalasHapus
  4. @tante avnie : pantesan aja aku ikut mules-mules bacanya :e:

    BalasHapus
  5. keep hoping, keep dreaming :h:

    BalasHapus
  6. cinta..cinta karet...sana sini lengket :f: :f: :f:

    BalasHapus

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.