25.11.10

Semua orang nantinya pasti akan menua

Kemarin saya dan keluarga pulang kampung, karena bude (kakak dari bapak) meninggal dunia. Singkat cerita, bude saya meninggal dalam keadaan yang memprihatinkan. Bayangkan, saat dia meninggal, tak ada satupun anaknya berada disana, dia hanya ditemani seorang penjaga rumah, dan dia pulalah yang merawat bude saya, bahkan untuk membawanya ke kamar mandi. Yang lebih miris, penjaga rumah itu adalah seorang pria, dia dengan relanya mengganti dan menyanggupi keperluan budeku. Tak satupun anak atau cucunya menemani budeku, padahal mereka tinggal dalam satu kota, dan parahnya beberapa cucunya bude tinggal di sebelah rumahnya.


Saya ingat bude, ketika masih sehat dia adalah salah satu sosok yang saya takuti, karena dia keras, siapa saja orang yang melawan atau berniat tidak baik padanya akan dia lawan, tapi sosok itu sirna saat lebaran kemarin saya pulang. Bude menjadi sosok yang lemah, tak berdaya, dan yang miris kondisi tubuhnya yang semakin mengurus. Tak ada satupun anak-anaknya yang berniat untuk membawanya ke rumah sakit.



Satu lagi peristiwa miris yang saya lihat kemarin, hati saya sakit rasanya saat melihat sepupu saya membentak ibunya yang sudah tua. Bude saya kemarin ingin ikut pulang ke Surabaya, tapi sama anaknya tidak diperbolehkan karena merepotkan, ah sedih rasanya. Setiap perkataan bude saya sama sepupu saya ditanggapi dengan nada keras. Bude saya semenjak kematian suaminya berubah menjadi penakut, kemana-mana minta ditungguin, bahkan ke kamar mandi. Saya tahu apa yang bude saya rasakan, kesepian, ketakutan karena anak-anaknya tidak lagi bersamanya.

Perjalanan kemarin membuat saya banyak merenung, bukankah nantinya kita semua akan menua, kehilangan banyak orang yang dicintai dan perlahan ditinggalkan oleh orang-orang lain.

Mereka tidak butuh untuk dikasihani, mereka hanya butuh dipahami dan didengarkan.

7 komentar:

  1. anak g tau diriiiii :e: g mikir apa kalo bisa aja dia yg digituin juga sm anaknya waktu dia tua nanti

    BalasHapus
  2. ya Allah..durhaka bgt anak2nya..spt apapun sifatnya itu kan orang tuanya...:i:

    BalasHapus
  3. kasih ibu sepanjang jalan,
    kasih anak sepanjang galah

    BalasHapus
  4. Masya Alloh...tega banget ya...
    :i:

    BalasHapus
  5. innalillahi wa inna 'ilaihi rajiuun...miris bacanya...Ya Rabb mudah-mudahan kita tidak termasuk dalam golongan mereka :i:

    BalasHapus
  6. Sinting itu anak :n:

    BalasHapus
  7. saya juga miris :a:

    smoga aku gak seperti itu nantinya :a:

    BalasHapus

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.