14.10.11
MAMPIIIIIIIIIIIIIIIIIRRRRRRRRRRRRRRRRRR
11.10.11
Confession
so. f*cking. scared.
what happens few weeks ago was too good to be true. everything, was too good to be true. but then again, i don’t wanna be a victim of the broken heart anymore. i’m tired of being the third person. i really, really falling too deep for you. i’m too scared yet too happy. it’s like trapped in the same place again if i want something’s not my right. i was really scared. can you understand that…
you’re the first person who making me feeling like a numb person. it’s almost a year, and i’m so scared, and you’re still with her, what should i do now…
‘cause really, i can’t help my self…
i love you…
3.9.11
RANDOM
udah lama gak mikirin seseorang lagi...
Sekarang, setelah sekian lama, gak suka sama orang,
gw mulai mikirin perasaan seseorang lagiii,
mikirin dia lagi ngapain ato apa kabarnya
bertanya-tanya tentang apa yang lagi dia kerjain
udah lamaaaaaa banget gw gak mikirin seseorang ampe segininya..
tapi gw takut untuk ngelangkah..
takut untuk berharap...
takut untuk memulai..
tapi menyimpan semuanya sendiri juga menyakitkan..
ngeliat dia deket sama cewek laen, digosipin sama cewek laen juga sedihh..
duh,kenapa sih cinta kok jadi alay plus lebay gini??
kok gw jadi menunggu-nunggu sebuah cinta yang gak pasti...
gw jadi labil.. bentar-bentar ketawa sendiri, nangis sendiri.. :(
emang suka segini campur aduknya yah??
21.8.11
Tugas istri sebenarnya apasihhh???
Orang yg nyuciin sm nyetrikaiin baju lo!!!
Orang yg bukain lo pintu stiap lo plng malam!!!
Gw bukan sp2 bagi lo,,,dan gw sadar akan hal itu...
Membaca kalimat diatas, tentu saja akan membuat semua orang yang membacanya berfikiran kalau rumah tangga mereka tidak baik-baik saja. Pilihan kalimatnya mau tidak mau menggiring pemikiran saya kalau dia merasa tidak dianggap sebagai seorang istri tetapi sekedar sebagai pembantu..apakah benar demikian?? Wallahu’alam
4.8.11
Selamat Ulang Tahun Sahabat

Sahabatku,
Nampaknya engkau sedang jatuh cinta (lagi)
Pada seseorang yang penuh perhatian padamu
Walau belahan jiwamu slalu setia menantimu
Sahabatku,
Engkau sedang berada di persimpangan jalan
Tuk lanjutkan perjalanan bersama belahan jiwamu
Atau menepikan hatimu sejenak
Pada si dia yang telah memesonamu
Hatimu sedang dilanda dilema
Mengikuti belahan jiwamu
Walau bahagia masih jauh panggang dari api
atau mengikuti si dia
Walau hanya bahagia semu tiada arti
Kau slalu merindukannya, kala dia sedang pergi
Namun kau slalu menjauh, kala dia sedang mendekatimu
Walau kau hanya ingin menyimpannya dalam sudut hatimu
Dan aku menjadi tumpahan amarahmu
Kala hatimu sedang terluka
Saat dirinya sedang menjauh darimu
Di hari ulang tahunmu ini
Kukembalikan hatimu yang telah kucuri, pada belahan jiwamu, selamanya
Selamat Ulang Tahun Sahabat, semoga engkau menjadi lebih dewasa dan semakin bijak ...
31.7.11
Pengen nangissssss :((
24.7.11
Mengingat Mati
20.7.11
Cuaca dan Kostum

Cuaca.... Ramalan cuaca yang bila diabaikan bisa membuat berantakan beberapa hal. Salah kostum, itu salah satu contohnya yang bisa bikin sebel. Nggak ada persiapan payung atau jas hujan, itu lebih bikin kesal.
Payung atau jas hujan...?? Saya nggak punya jas hujan. *sengaja* Jadi kalau kemungkinan besar turun hujan, cukup bilang “Lief, wil jij morgen mij brengen? (Lief, besok mau antarkan aku?). Jurus andalan itu selalu mempan, jadinya saya bisa menikmati fasilitas antar jemput.
Di Indonesia rasanya nggak ribet-ribet amat, mesti tahu prakiraan cuaca dan sejenisnya. Di Belanda, woowww bisa lain ceritanya. Cuaca disini cenderung basah, maksudnya sering turun hujan gitu, tidak ketinggalan angin yang selalu rajin berhembus. Mulai dari skala mendesah sampai dengan skala yang “gemrubug,” kencang disertai suara yang menggelora.
Musim panas juga nggak berarti matahari bersinar dengan centilnya sepanjang hari. Bisa saja paginya anget bin sumringah, siangnya hujan dingin semriwing. Disini cuaca bisa berubah seketika nggak pake permisi. Malam hari biasanya saya udah mantengin ramalan cuaca. Setelahnya paling tidak saya jadi tahu besok pakai baju yang lumayan menghangatkan atau cukup baju tropis.
16.7.11
You're not center of the world
So what, is that a crime??!! *diam, menelan ludah*
“Kampungan banget pria itu, jalan pake celana selutut.”
Hellloooo, dit is zomer. Zomer….. summer… apapun namanya yang jelas panas tau!!! *masih diam, ambil napas dalam-dalam*
Merajut yukk...
Assalamulaikum...
Merajut..merajut..merajut..semua serba merajut, udah 3 bulan ini belajar merajut, bermula dari temen kantor yang beli benang rajut akhirnya ikutan tertarik merajut. Merajut itu sebenernya gampang2 susah tapi intinya terus belajar.
Oke..ini niy yang pertama kali saya lakukan waktu mau belajar merajut, boleh siy jadi tips buat kalian yang mau merajut *merajut benang lhoo bukan merajut kasih :D*
10.7.11
Lelahmu..
Tapi kau tetap memaksakan diri
Untuk tetap bisa menjalani semua ini
Masih berharap pada semunya mimpi
Hingga kini kau bilang, lelah sendiri
Karna aku telah lama berhenti untuk peduli
Tapi kau tak jua mengerti
Cinta ini sampai kapanpun tak bisa kita miliki bahkan sekalipun kita beli
Hingga akhirnya kau menyerah dan berhenti mencintai
Baguslah, akhirnya kau mau mengerti untuk bisa melepas kisah ini..
9.7.11
The Rooftop
Ingat saat di rooftop dulu chér? Aku masih ingat tiap detilnya. Haha, pasti aku terlihat begitu menyedihkan di matamu sekarang … menulis hal-hal seperti ini seperti orang tak punya kerjaan. Padahal, mungkin saja kau sedang bersama dia sekarang. Atau ‘teman’ mu. Aaarrrggh! Sudahlah! Aku tak akan bahas mereka kali ini. Menuliskannya saja sudah membuatku sebal.
Anyhow, kemarin aku bernostalgia di rooftop sana. Obrolan, gerimis, iPod, Un Soir du Paris, Filosofi Kopi, Stanza dan Blues, bisikan, genggaman tangan, kecupan pipi. Semuanya masih terekam jelas. Haha, i feel like the real pathetic now.
O well yang jelas, langit di bagian barat sangat indah kemarin. Dan ternyataa, kita juga sudah menghadap ke barat, sayangnya tidak di waktu yang tepat. Like what people said, bad timing.
Tiba-tiba aku jadi teringat kalau kau pernah meliput Bekasi Jazz Festival! Pasti keren sekali di sana! Sebuah festival jazz, berbagai artis, di malam hari, di sebuah rooftop. Dan seandainya bersamamu saat itu, aku pasti takkan fokus menonton mereka. Mungkin hanya akan menggenggam erat tangan dan curi pandang akan wajahmu. Hahaha, what a dream L*** what a dream.
Aaah, banyak sekali hal yang kuingat tentang mu chér …
Adakah kenangan tentang ku yang terekam di benak mu? Ah tidak. Tadi terlalu muluk. Bagaimana kalau ini ; Sempatkah aku melintas di pikiranmu barang sejenak?
7.7.11
Am I abnormal???Or Just another Irational Woman???Maybe both???
1.7.11
Khitanan dan Manusia
Di hadapan saya, seorang bocah sudah terlebih dahulu membanjiri wajahnya dengan tangisan sebelum masuk ke ruangan ‘eksekusi’, yang dengan berbagai cara sang ibu berusaha meredakan tangisannya, dan senjata pamungkasnya adalah “ayo jangan nangis, lihat itu ada hadiahnya kalau habis disunat” mendengar itu akhirnya sang bocah berusaha diam, walau tetap saja sesunggukan tak kunjung henti.
8.6.11
Kau Kata
tapi kau menoreh kebahagiaan dalam duniaku
menyinggahi setiap sudut kanvasku dengan harapan
menjalari dengan warna-warna kerinduan
Kau kata, "Aku bukanlah penulis"
tapi kau semakin lihai menyihirku dalam aksara meratu
mencumbui setiap ronggaku dengan keindahan
melahirkan syair-syair bersayap yang membelai kecintaan
28.5.11
Just so Tired of Being Me

Ada banyak kebaikan ayah, yang dapat kita tiru, namun ada kalanya juga sang ayah mengecewakan kita
Bukan hanya mengecewakan, bahkan menyakiti, dan membuat diri kita tersiksa...
ingin marah, tapi kita kadang tak mampu berucap sepatah katapun
kita berada di posisi di mana kita tak menerima keadaan ini, namun semuanya hanya menjadi harta karun yang tersimpan aman dalam sebuah peti...
..........
Kemanapun perempuan itu berlari, rasanya selalu saja "hujan" deras itu turun dan menghampirinya...
Ada kalanya dia bersembunyi, dan berteduh dari derasnya air "hujan",
tapi dia tetap merasa kedinginan
Ingin dia pergi dan berlari, mencari secercah sinar, yang kemudian akan memberinya harapan...
21.5.11
dia... (lelaki yang kembali)
Betapa nasib memang sudah ada garis edarnya, tak kasat mata. Ditelapakku, ditelapakmu tertulis ia. Karenanya aku tak heran, ketika disini, disebuah persimpangan lain kehidupan, tak sengaja kita beriringan. Kudapati kau lagi, lelaki. Masih dengan mata sorot mata itu dan senyum yang mampu melambatkan waktu....
Ahh... Tiba-tiba aku ingin tiap detik ini membeku.
18.5.11
Sableng ^_^
7.5.11
Lagi-lagi tentang Mereka
Ada banyak hal yang kudapatkan dari mereka malam ini. Dari Adi, aku belajar secara langsung bertahan dari kehilangan, hal yang paling kutakuti. Di umurnya yang baru 10 tahun, ia telah kehilangan sang ayah, hanya ibu dan sang kakak yang menemani. Tapi jangan harap akan menemukan sendu di wajahnya, di kelas dia akan selalu ceria, tak kenal menyerah untuk menyelesaikan soal matematika yang kuberi dan semangat bermain ketika bertemu bola dan lapangan.

